Kali ini writer akan membahas topik tentang bagaimana teknologi memengaruhi kesehatan mental kita di era digital. Saat ini, kita sudah memasuki era digital ke-4 atau disebut juga sebagai era revolusi industri 4.0. Era ini ditandai dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, seperti internet of things (IoT), kecerdasan buatan (AI), big 18 tahun 2014 tentang Kesehatan Jiwa, layanan psikoedukasi kesehatan mental adalah salah satu tindakan promotif dan preventif yang dapat diambil. (Ayuningtyas et al., 2018) Adapun penyebab menurunnya kesehatan mental pada remaja adalah sebagai berikut: 1. Kehidupan dalam keluarga. Di masa pandemi remaja lebih banyak menghabiskan aktivitas di rumah, sehingga kehidupan di dalam keluarga sangat perlu di perhatikan, mulai dari suasana, hingga pola asuh orang tua. Laporan kekerasan seksual, pemerkosaan, kekerasan, dan Kesehatan mental remaja adalah topik yang penting dan perlu mendapatkan perhatian lebih dari kita semua. Remaja merupakan masa transisi yang penuh dengan perubahan fisik, emosional, dan sosial. Mereka seringkali menghadapi tekanan dari berbagai aspek kehidupan, seperti tuntutan akademik, tekanan sosial, dan perubahan hormon dalam tubuh mereka. Foto: dok. tvN. Jakarta -. Bulan Oktober diperingati sebagai bulan kesehatan mental, hal ini dikarenakan peringatan Hari Kesehatan Mental sedunia jatuh pada tanggal 10 Oktober 2021. Masih dalam suasana Happy Mental Health Day, detikers bisa menonton drama maupun film tentang kesehatan mental agar mudah memahami isu ini. Untuk menanggulangi hal tersebut, seseorang perlu menggunakan media sosial dengan bijak terutama generasi Millenial dan Gen Z. Data Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyebutkan, setidaknya 30 juta anak-anak dan remaja di Indonesia merupakan pengguna internet, dan media digital saat ini menjadi pilihan utama saluran komunikasi .

contoh ceramah tentang kesehatan mental remaja